Ibadah Minggu, 23 Agustus 2020 Oleh Pdt. Nyoman Widiantara (Perhimpunan Keluarga Kharis) Ada tiga mata yang terlibat dalam Yoh. 9:1-7. Pertama, mata Si Orang Buta, yang memiliki keterbatasan fisik dan menderita. Kedua, mata murid-murid, yang menggunjingkan penderitaan yang dialami oleh orang buta itu.
9:1 Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya. Penjelasan waktu ini, Waktu Yesus sedang lewat, begitu luas, sehingga tanggal peristiwa ini tidak dapat dipastikan. Pasal 8 terjadi pada akhir hari raya Pondok Daun, dan pasal 10:22-39 terjadi tiga bulan kemudian pada hari raya Pentahbisan Bait Allah.
Bacaan Injil Yoh 14:1-12. 1 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. 2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. 3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan
Bagian firman Tuhan yang kuat membahas tentang problem of evil, yaitu Yohanes 9:1-7. Hal ini dimulai dari mulut orang percaya, para murid bertanya kepada Yesus Kristus, yaitu mengapa ada penderitaan?, apakah hal itu karena dosa?, apakah karena kesalahan orang yang menderita?, atau karena karena kesalahan orang tuanya?.
Ayat SH: Yohanes 9:1-41 Judul: Buta Hati Meski Melihat Hukum sebab akibat bisa menjadi cara bagi orang untuk mengaitkan perbuatan yang dilakukan dengan hasilnya. Apa yang terjadi adalah akibat dari perbuatannya, konsekuensi logis antara sebab dengan akibatnya, atau yang sering kita dengar dengan istilah "tabur-tuai".
Renungan: MELIHAT SISI RAHMANI Dengan minibus, saya dan teman-teman meluncur ke Bandung. Hujan turun di ujung kemarau, jalan licin luar biasa. Kecelakaan menimpa kami, dua kali. Minibus terpeleset keluar dari jalan, dan nyaris masuk selokan. Sekitar sejam kemudian, kami terlibat tabrakan beruntun.
.
renungan yohanes 9 1 7